Skip to content

Webinar 1: Percepatan Daya Saing Kualitas Layanan Perumahsakitan Di Indonesia Dalam Mencapai Tujuan SJSN

Rumah sakit sebagai salah satu institusi pelayanan publik yang dipengaruhi oleh perkembangan ilmu pengetahuan kesehatan, kemajuan teknologi, dan kehidupan sosial ekonomi masyarakat harus mampu meningkatkan pelayanan yang lebih berkualitas. Rendahnya kualitas pelayanan suatu rumah sakit akan berpengaruh pada ketidakpuasan pasien terhadap pelayanan yang diberikan rumah sakit.

Persaingan rumah sakit sebagai pemberi jasa layanan kesehatan publik yang semakin ketat sebagai dampak globalisasi telah menggeser paradigma pelayanan jasa dari comparative advantage menjadi competitive advantage. Pergeseran ini mensyaratkan kegiatan pelayanan jasa layanan kesehatan perlu diarahkan dengan strategi yang tepat. Strategi akan menentukan posisi strategis rumah sakit dan kemampuan beradaptasi dengan lingkungan yang terus berubah (turbulen) dengan tetap mengusung keselamatan pasien dan service exelence sebagai domain utama dalam pelayanan kesehatan. Dalam situasi kondisi pandemi Covid 19 yang masih belum jelas kapan pandemi ini akan berakhir, maka penerapan strategi yang tepat oleh rumah sakit menjadi kunci untuk selalu dapat bersaing dalam kualitas layanan kesehatan. Amanah Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 12 tahun 2020 tentang Akreditasi Rumah sakit memberikan arahan bahwa kualitas layanan adalah hal yang harus mendapat penilaian agar menjadi tolok ukur bagi tata kelola rumah sakit yang lebih baik sehingga berdaya saing tinggi.

Sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 99 Tahun 2015 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 71 Tahun 2013 tentang Pelayanan Kesehatan pada Jaminan Kesehatan Nasional, maka fasilitas kesehatan yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan di tahun 2019 harus sudah memiliki sertifikat akreditasi. Sertifikat akreditasi merupakan persyaratan wajib yang harus dipenuhi oleh setiap rumah sakit yang melayani Program JKN – KIS sehingga sebenarnya ada peran BPJS dalam rangka membantu peningkatan mutu pelayanan rumah sakit di Indonesia dengan mengharuskan rumah sakit melaksanakan standarisasi mutu pelayanan yang telah ditetapkan

© 2022. Lembaga Akreditasi Rumah Sakit (LARS).

Sebagai salah satu lembaga yang ditunjuk dan ditetapkan oleh pemerintah Republik Indonesia dan atas dasar tantangan kualitas layanan rumah sakit tersebut serta bertujuan untuk peningkatan performance kualitas pelayanan kesehatan rumah sakit yang mampu berdaya saing dan keberlanjutan melalui peningkatan kunjungan, pendapatan, dan semakin berkembangnya eksistensi rumah sakit ke arah nasional dan internasional harus ada disertakan juga aspek perhitungan yang cermat terkait investasi dan pengembalian investasi yang dilakukan oleh rumah sakit maka Lembaga Akreditasi Rumah Sakit (LARS) menyelenggarakan Seminar Nasional Lembaga Akreditasi Rumah Sakit yang dilaksanakan secara daring atau webinar pada tanggal 30 Januari 2022 yang lalu.

Secara umum tujuan dari diadakannya webinar ini adalah untuk mengidentifikasi sejauh mana daya saing kualitas layanan perumahsakitan di Indonesia dari aspek keselamatan pasien, efisiensi sumber daya, kemandirian, efektivitas dan sustainibilitas layanan sehingga memberikan dampak kepuasan bagi pasien dan stakeholders kesehatan.

PEMBICARA

  1. Prof. dr. HasbullahTabrany, MPH, Dr.PH – Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat UI
  2. Emanuel Melkiades Laka Lena, S.Si, Apt. – Wakil Ketua Komisi IX DPR RI
  3. Prof. dr. Abdul Kadir, Ph.D, Sp.THT-KL(K), MARS – Dirjen Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI yang diwakili oleh Direktur Mutu dan Akreditasi Pelayanan Kesehatan, Ditjen Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI
  4. Prof. dr. Ali Ghufron Mukti, M.Sc., Ph.D – Direktur Utama BPJS Kesehatan
  5. Dr. Daeng M Faqih, S.H, M.H – Ketua Umum PB IDI yang diwakili oleh Dr. M Adib Khumaedi, Sp.OT
  6. dr. Arjaty W Daud, MARS – Komite Nasional Keselamatan Pasien (KNKP)
  7. Prof. Dr. Tjandra Yoga Aditama, Sp.P(K), MARS, DTM&H, DTCE, FISR – Direktur Pascasarjana Universitas YARSI
  8. dr. Bambang Wibowo, Sp.OG(K), MARS, FISQua – Ketua Umum PERSI

MODERATOR

  • DR. Budi Hartono, SE, MARS, CCP, FISQua – Ketua Divisi Sumber Daya LARS
  • Dr. Jusuf Kristianto, MM, MHA, MQIH, Ph.D – Ketua Divisi Akreditasi dan Operasional LARS

Leave a Reply

Your email address will not be published.